Rabu, 18 Maret 2020

Pengiriman Bibit Talas Beneng Di Kota Madiun - Jawa Timur.

Pengiriman bibit talas untuk lahan 1 hektar di kota Madiun - Jawa Timur.

Terima kasih banyak Pak Bos Yadi dan rekan2 pejuang pertanian atas jamuan dan makan siangnya yang sangat istimewa semoga selalu diberikan kesehatan, keselamatan, kesuksesan dan kelancaran dalam segala hal apapun Amin🙏







Orang tua bertani sudah biasa tetapi pemuda penerus bangsa bertani itu baru luar biasa.

Yuuk kita sama2 belajar agar semakin jelas dan mengerti yaa Bosque.

Tanaman talas beneng kini memiliki prospek bisnis yang cukup menjanjikan. 
Daun dan umbinya bernilai ekonomi tinggi karena semakin besarnya permintaan ekspor baik daun talas ataupun umbi talas.
Tanaman umbi talas ini awalnya hanyalah tumbuh liar, di bawah kaki gunung.

Saat ini daun talas beneng ini bisa menjadi pundi2 rupiah awalnya hanya menjadi sampah dan pakan ternak ikan saja, tentu ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi kita semuanya.

Budidaya tanaman talas beneng ada dua manfaat ke untungan'nya disamping daun yang bisa di jual dengan harga yang bagus dan umbinya juga bisa terjual dengan harga yang sangat lumayan tinggi.
Hampir tidak ada yang terbuang sama sekali dari tanaman talas beneng ini semuanya bisa memberikan tambahan penghasilan bagi kita.

Tanaman talas beneng ini sangat tahan dan kuat sekali terhadap hama seperti babi, tikus dan hama2 lainya hampir bisa di katakan tidak ada hamanya, talas beneng ini sangat cocok di tanam dengan segala jenis kondisi tanah apapun dan untuk perawatan'nya juga sangat mudah, sederhana sekali ngak pakek ribet dan tidak perlu melakukan pengolahan lahan saat tanam sehingga meringankan beban kita pada saat tanam. Setelah dipanen, Talas Beneng bisa tahan setelah di panen (alias tidak berubah citarasanya) sampai 4 bulan lamanya asal belum dikupas.

Saya berikan sedikit penjelasan yang sudah berjalan dalam hasil budidaya tanaman talas, Jika kita menanam luas 1 hektare itu di butuhkan sekitar 10.000 ribu bibit talas beneng, di usia 3-4 bulan sudah mulai bisa panen daun tuanya untuk 1 batang tanaman talas beneng ini bisa mendapatkan daun 3-4 lembar dan 1 bulan sekali kita bisa panen untuk daun tuanya.
Berarti selama 1 bulan sekali kita mendapatkan keuntungan dari daun talas yang sudah tua dengan rata2 3 - 4 lembar daun dengan berat kurang lebih 1 kg.

1kg x 10.000 tanaman budidaya talas 10.000 x 1.000 per kg Berarti  1 bulan sekali keuntungan dari daun saja kita mendapatkan kurang lebih Rp.10.000.000 juta rupiah.

Dari daun saja kita sudah mendapatkan keuntungan yang sangat lumayan sekali yang bisa menjadi sumber penghasilan untuk usaha kita.
Lalu bagaimana dengan hasil dari umbi talas beneng ini yuuk mari kita baca lagi Bosque.

Setelah tanaman talas beneng berumur 6 - 9 bulan sudah bisa dipanen umbinya dan untuk batas usai panen umbinya bisa hingga 1-4 tahun semua tergantung kebutuhan kita masing2 tetapi saran dari kami di panen pada saat usia 1th - 1,5th karena kita juga masih mendapatkan penghasilan dari menjual hasil panen daunnya.

Untuk rendemen yang dihasilkan jika panen umbi talas pada usia 6-9 bulan bisa sampai 30%, tetapi jika lebih dari usia 1th, maka rendemen yang di hasilkan semakin sedikit, hanya sekitar 10—15% karena kandungan airnya semakin sedikit.

Batas usia tanam sekitar 16 bulan bisa lebih dan itu bisa menghasilkan umbi raksasa dengan berat hingga 40 kg per pohon bahkan bisa lebih besar lagi hasil umbinya apabila kita memberikan perawatan dengan baik dengan kita menambah pemberian pupuk kompos/kandang pada tanaman talas beneng agar lebih maksimal lagi untuk hasil berat umbinya ataupun daunnya.

Berikut ini analisa untuk perhitungan hasil umbi dan harga penjualan umbi talas beneng, saya berikan sedikit penjelasan'nya.
Untuk harga umbi talas beneng Rp. 1.500 kg.
Kita ambil hasil umbi rata2 dengan berat 30kg per batang
Mari kita hitung 30kg x 10.000 pohon = 300 ton x 1.500 harga umbi per kg = Rp. 450.000.000 juta woow super sekali bukan dan silahkan anda buktikan sendiri.

Tidak ada yang terbuang sama sekali budidaya talas beneng ini, dari hasil panen daun'nya saja kita bisa mendapatkan penghasilan tiap 1 bulan sekali dan belum lagi panen umbinya, di tambah lagi untuk lompong'nya bisa kita jual atau memanfaatkan untuk menjadi pakan ternak, itulah daun sampah yang sekarang jadi permata.

Mari manfaatkan lahan2 tidur anda demi terwujudnya kekuatan ketahanan pangan Indonesia dan mempertahankan lahan pertanian di Indonesia yang saat ini telah hilang jutaan hektar setiap tahunnya yang telah beralih fungsi.

Jadikan lahan anda sebagai penghasilan yang tak terbatas dan mari menciptakan lapangan pekerjaan untuk semua masyarakat di sekitar lingkungan anda agar hidup menjadi lebih bermanfaat.

Semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan semakin baik, Karena hanya dalam memberi dan bermanfaat untuk siapapun di situlah kebahagiaan itu ada.

Untuk informasi lebih lengkapnya seputar budidaya talas beneng, pembelian bibit dan kerjasama pembelian hasil panen baik daun/umbinya silahkan hubungi kami.

Contact Person:
Ragiel - Petani Langit Indonesia
+6285208972345
+6281252442985 (WA)

Senin, 30 Desember 2019

Bibit Tanaman Talas/Lompong Beneng

Untuk anda yang belum mengerti, belum paham, belum percaya dan banyak bertanya2 kenapa daun talas bisa laku di pasaran ekspor dan yang lebih ambyaar'nya lagi bukan hanya daunnya yang di ekspor loh, ternyata umbinya juga di ekspor Bosque mantap wah makin ambyar ini.

Yuuk kita sama2 belajar agar semakin jelas dan mengerti yaa Bosque.




Tanaman talas/lompong beneng kini memiliki prospek binis yang cukup menjanjikan. 
Daun dan umbinya bernilai ekonomi tinggi dibandingkan dengan jenis talas2 pada umumnya.
Salah satu tanaman umbi ini awalnya hanyalah tumbuh liar, di bawah kaki gunung.

Saya berikan sedikit penjelasan kenapa daunnya ini bisa ekspor yaa Bosque, ternyata daun talas/lompong beneng ini adalah untuk bahan dasar utama pembuatan pupuk organik/kompos di negara Australia dan Belanda dan untuk umbinya ini di ekspor ke negara Jepang untuk bahan olahan makanan seperti mie dll.
Satu lagi Bosque ternyata masih banyak negara2 lain yang lagi antri untuk permintaan daun dan umbinya.
Wah keren yaa makin ambyaarr Bosque.





Saat ini daun talas/lompong beneng ini bisa menjadi pundi2 rupiah awalnya hanya menjadi sampah dan pakan ternak ikan saja, tentu ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi kita semuanya.

Budidaya tanaman talas/lompong beneng ada dua manfaat ke untungan'nya disamping daun yang bisa di jual dengan harga yang bagus dan umbinya juga bisa terjual dengan harga yang sangat lumayan tinggi.
Hampir tidak ada yang terbuang sama sekali dari tanaman talas/lompong beneng ini semuanya bisa memberikan tambahan penghasilan bagi kita.

Tanaman talas/lompong beneng ini sangat tahan dan kuat sekali terhadap hama baik babi dan hama2 lainya hampir bisa di katakan tidak ada hamanya, talas/lompong beneng ini sangat cocok di tanam dengan segala jenis kondisi tanah apapun dan untuk perawatan'nya juga sangat mudah, sederhana sekali ngak pakek ribet.

Jadi jika kita menanam luas 1 hektare itu di butuhkan sekitar 10.000 ribu bibit talas/lompong beneng, di usia 3-4 bulan sudah mulai bisa panen daun tuanya untuk 1 batang tanaman talas/lompong beneng ini bisa mendapatkan daun 3-4 lembar dan selama 3 minggu sekali kita bisa panen untuk daun tuanya.
Berarti selama 3 minggu sekali kita mendapatkan keuntungan dari daun talas yang sudah tua dengan rata2 3 - 4 lembar daun dengan berat kurang lebih 1 kg.

1kg x 10.000 tanaman budidaya talas/lompong beneng 10.000 x 1.000 per kg Berarti 3 minggu sekali keuntungan dari daun saja kita mendapatkan minimal Rp.10.000.000 juta rupiah.

Dari daun saja kita sudah mendapatkan keuntungan yang sangat lumayan sekali yang bisa menjadi sumber penghasilan untuk usaha kita.
Lalu bagaimana dengan hasil dari umbi talas/lompong beneng ini yuuk mari kita baca lagi Bosque.

Setelah tanaman talas/lompong beneng berumur 6 - 9 bulan sudah bisa dipanen umbinya dan untuk batas usai panen umbinya bisa hingga 1-4 tahun semua tergantung kebutuhan kita masing2 dan tanaman talas/lompong beneng ini tetap bisa dipanen karena tidak mengalami pembusukan.

Untuk rendemen yang dihasilkan jika panen umbi talas pada usia 6-9 bulan bisa sampai 30%, tetapi jika lebih dari usia itu atau hingga hampir usia 2th, maka rendemen yang di hasilkan semakin sedikit, hanya sekitar 10—15% karena kandungan airnya semakin sedikit.







Batas usia tanam sekitar 16 bulan bisa lebih dan itu bisa menghasilkan umbi raksasa dengan berat hingga 40 kg per pohon bahkan bisa lebih besar lagi hasil umbinya apabila kita memberikan perawatan dengan baik dengan kita menambah pemberian pupuk kompos pada tanaman talas/lompong beneng kita agar lebih maksimal lagi untuk hasil berat umbinya.

Untuk gambaran perhitungan hasil umbi dan harga penjualan umbi talas/lompong beneng ini saya berikan sedikit gambaran.
Untuk harga umbi talas/lompong beneng Rp. 1.500 kg.
Kita ambil hasil umbi rata2 dengan berat 30kg per batang
Mari kita hitung 30kg x 10.000 pohon = 300 ton x 1.500 harga umbi per kg = Rp. 450.000.000 juta woow super sekali bukan dan silahkan anda buktikan sendiri.

Tidak ada yang terbuang sama sekali budidaya talas/lompong beneng ini, dari hasil panen daun'nya saja kita bisa mendapatkan penghasilan minim Rp.10 juta bahkan bisa lebih tiap 3 minggu sekali dan belum lagi panen umbinya, itulah daun sampah yang sekarang jadi permata.

Mari manfaatkan lahan2 tidur anda demi terwujudnya kekuatan ketahanan pangan Indonesia dan mempertahankan lahan2 pertanian di Indonesia yang saat ini telah hilang jutaan hektar setiap tahunnya yang telah beralih fungsi.

Jadikan lahan anda sebagai penghasilan yang tak terbatas dan mari menciptakan lapangan pekerjaan untuk semua masyarakat di sekitar lingkungan anda agar hidup menjadi lebih bermanfaat.

Semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan semakin baik, Karena hanya dalam memberi dan bermanfaat untuk siapapun di situlah kebahagiaan itu ada.

Untuk informasi lebih lengkapnya seputar kerjasama budidaya, bibit, hingga pembelian hasil panen baik daun/umbinya silahkan hubungi kami.
Contact Person:
Ragiel - Petani Langit Indonesia
+6285208972345
+6281252442985 (WA)

Selasa, 12 November 2019

Budidaya Talas Beneng Hasilkan Puluhan Juta Per Bulan

ʙᴀɢɪ ᴀɴᴅᴀ ʏᴀɴɢ ᴍᴇᴍʙᴜᴛᴜʜᴋᴀɴ ʙɪʙɪᴛ ᴛᴀɴᴀᴍᴀɴ ᴛᴀʟᴀs ʙᴇɴᴇɴɢ ᴅᴀʟᴀᴍ ᴊᴜᴍʟᴀʜ ʙᴇʀᴀᴘᴀᴘᴜɴ, ᴋᴀᴍɪ sɪᴀᴘ ᴍᴇʟᴀʏᴀɴɪ ᴅᴀɴ ᴊᴜɢᴀ ᴍᴇɴᴇʀɪᴍᴀ ʜᴀsɪʟ ᴘᴀɴᴇɴ ʙᴀɪᴋ ᴅᴀᴜɴ ᴛᴀʟᴀs ᴀᴛᴀᴜᴘᴜɴ ᴜᴍʙɪɴʏᴀ ᴅᴇɴɢᴀɴ sɪsᴛᴇᴍ ᴋᴏɴᴛʀᴀᴋ ᴋᴇʀᴊᴀsᴀᴍᴀ.




ᴍᴇɴᴀɴᴀᴍ ᴛᴀʟᴀs ʙᴇɴᴇɴɢ 1 ʜᴇᴋᴛᴀʀᴇ ᴍᴇᴍʙᴜᴛᴜʜᴋᴀɴ 10 ʀɪʙᴜ ʙɪʙɪᴛ ᴅᴇɴɢᴀɴ ᴊᴀʀᴛᴀᴍ 1 x 1ᴍ, ᴍᴀsᴀ ᴘᴀɴᴇɴ ᴜᴍʙɪ ᴛᴀʟᴀs 6-7 ʙᴜʟᴀɴ.
ᴛᴀʟᴀs ʙᴇɴᴇɴɢ sᴀɴɢᴀᴛ ᴛᴀʜᴀɴ ᴛᴇʀʜᴀᴅᴀᴘ ʜᴀᴍᴀ ᴘᴇɴʏᴀᴋɪᴛ ᴅᴀɴ ᴜɴᴛᴜᴋ ʙᴀᴛᴀs ᴜsɪᴀ ᴛᴀɴᴀᴍ sᴇᴋɪᴛᴀʀ 16 ʙᴜʟᴀɴ ʙɪsᴀ ᴍᴇɴɢʜᴀsɪʟᴋᴀɴ ᴜᴍʙɪ ʀᴀᴋsᴀsᴀ ᴅᴇɴɢᴀɴ ʙᴏʙᴏᴛ 40 ᴋɢ ᴘᴇʀ ᴘᴏʜᴏɴ ʙᴀʜᴋᴀɴ ʙɪsᴀ ʟᴇʙɪʜ.
ᴜɴᴛᴜᴋ ᴘᴀɴᴇɴ ᴅᴀᴜɴ ᴛᴜᴀɴʏᴀ ᴅᴇɴɢᴀɴ 3-4 ʟᴇᴍʙᴀʀ ᴅᴀᴜɴ sᴇʟᴀᴍᴀ 3 ᴍɪɴɢɢᴜ sᴇᴋᴀʟɪ, 1 ᴘᴏʜᴏɴ ᴛᴀʟᴀs ʙɪsᴀ ʜᴀsɪʟᴋᴀɴ 1 ᴋɢ ᴅᴀᴜɴ ᴅᴇɴɢᴀɴ ᴘᴇʀᴀᴡᴀᴛᴀɴ ʏᴀɴɢ sᴀɴɢᴀᴛ sᴇᴅᴇʀʜᴀɴᴀ.






ᴛɪᴅᴀᴋ ᴀᴅᴀ ʏᴀɴɢ ᴛᴇʀʙᴜᴀɴɢ sᴀᴍᴀ sᴇᴋᴀʟɪ ʙᴜᴅɪᴅᴀʏᴀ ᴛᴀʟᴀs ʙᴇɴᴇɴɢ ɪɴɪ, ᴅᴀʀɪ ʜᴀsɪʟ ᴘᴀɴᴇɴ ᴅᴀᴜɴ'ɴʏᴀ sᴀᴊᴀ ᴋɪᴛᴀ ʙɪsᴀ ᴍᴇɴᴅᴀᴘᴀᴛᴋᴀɴ ᴘᴇɴɢʜᴀsɪʟᴀɴ ᴍɪɴɪᴍ 10 ᴊᴜᴛᴀ ʙᴀʜᴋᴀɴ ʙɪsᴀ ʟᴇʙɪʜ ᴛɪᴀᴘ 3 ᴍɪɴɢɢᴜ'ɴʏᴀ ᴅᴀɴ ʙᴇʟᴜᴍ ʟᴀɢɪ ᴘᴀɴᴇɴ ᴜᴍʙɪɴʏᴀ, ɪᴛᴜʟᴀʜ ᴅᴀᴜɴ sᴀᴍᴘᴀʜ ʏᴀɴɢ sᴇᴋᴀʀᴀɴɢ ᴊᴀᴅɪ ᴘᴇʀᴍᴀᴛᴀ.

ᴍᴀɴғᴀᴀᴛᴋᴀɴ ʟᴀʜᴀɴ2 ᴛɪᴅᴜʀ ᴀɴᴅᴀ ᴅᴇᴍɪ ᴛᴇʀᴡᴜᴊᴜᴅɴʏᴀ ᴋᴇᴋᴜᴀᴛᴀɴ ᴋᴇᴛᴀʜᴀɴᴀɴ ᴘᴀɴɢᴀɴ ɪɴᴅᴏɴᴇsɪᴀ ᴅᴀɴ ᴍᴇᴍᴘᴇʀᴛᴀʜᴀɴᴋᴀɴ ʟᴀʜᴀɴ2 ᴘᴇʀᴛᴀɴɪᴀɴ ᴅɪ ɪɴᴅᴏɴᴇsɪᴀ ʏᴀɴɢ sᴀᴀᴛ ɪɴɪ sᴇᴛɪᴀᴘ ᴛᴀʜᴜɴ'ɴʏᴀ ᴛᴇʟᴀʜ ʜɪʟᴀɴɢ ᴊᴜᴛᴀᴀɴ ʜᴇᴋᴛᴀʀ ʏᴀɴɢ ᴛᴇʟᴀʜ ʙᴇʀᴀʟɪʜ ғᴜɴɢsɪ.

ᴊᴀᴅɪᴋᴀɴ ʟᴀʜᴀɴ ᴀɴᴅᴀ sᴇʙᴀɢᴀɪ ᴘᴇɴɢʜᴀsɪʟᴀɴ ʏᴀɴɢ ᴛᴀᴋ ᴛᴇʀʙᴀᴛᴀs ᴅᴀɴ ᴍᴀʀɪ ᴍᴇɴᴄɪᴘᴛᴀᴋᴀɴ ʟᴀᴘᴀɴɢᴀɴ ᴘᴇᴋᴇʀᴊᴀᴀɴ ᴜɴᴛᴜᴋ sᴇᴍᴜᴀ ᴍᴀsʏᴀʀᴀᴋᴀᴛ ᴅɪ sᴇᴋɪᴛᴀʀ ʟɪɴɢᴋᴜɴɢᴀɴ ᴀɴᴅᴀ ᴀɢᴀʀ ʜɪᴅᴜᴘ ᴍᴇɴᴊᴀᴅɪ ʟᴇʙɪʜ ʙᴇʀᴍᴀɴғᴀᴀᴛ.

sᴇᴍᴀᴋɪɴ ʙᴇsᴀʀ ᴍᴀɴғᴀᴀᴛ ʏᴀɴɢ ʙɪsᴀ ᴋɪᴛᴀ ʙᴇʀɪᴋᴀɴ ᴛᴇɴᴛᴜ ᴀᴋᴀɴ sᴇᴍᴀᴋɪɴ ʙᴀɪᴋ, ᴋᴀʀᴇɴᴀ ʜᴀɴʏᴀ ᴅᴀʟᴀᴍ ᴍᴇᴍʙᴇʀɪ ᴅᴀɴ ʙᴇʀᴍᴀɴғᴀᴀᴛ ᴜɴᴛᴜᴋ sɪᴀᴘᴀᴘᴜɴ ᴅɪ sɪᴛᴜʟᴀʜ ᴋᴇʙᴀʜᴀɢɪᴀᴀɴ ɪᴛᴜ ᴀᴅᴀ.

ᴄᴏɴᴛᴀᴄᴛ ᴘᴇʀsᴏɴ:
ʀᴀɢɪᴇʟ - ᴘᴇᴛᴀɴɪ ʟᴀɴɢɪᴛ ᴊᴏᴍʙᴀɴɢ
+6285208972345
+6281252442985 (ᴡᴀ)

Rabu, 16 Oktober 2019

Mengenal Porang, Manfaat Dan Prospek Bisnis Jangka Panjangnya.


Mengenal Tanaman Porang.



Porang (Amorphophallus Muelleri Blume) atau sering disebut iles-iles merupakan tanaman penghasil umbi dari keluarga Araceae dan genus Amorphophallus . Tumbuh porang memiliki ciri khas tumbuh dengan tangkai atau batang tunggal yang berdiri tegak dan lembut, bercorak belang hijau putih seperti panu. Batang tunggal ini kemudian akan memecah cabang dan cabang tersebut akan memecah lagi membentuk tangkai daun.
Sebenarnya tanaman porang sudah dibudidayakan di Indonesia sejak th 1970-an dulu.


Manfaat Porang Karena kandungan glukomannan pada tepung umbinya.
Glukomanan sendiri merupakan serat alami yang larut dalam udara dan diekstrak dari akar ubi gajah, yang juga dikenal sebagai konjac mannan . Glukomanan lazim digunakan sebagai aditif makanan sebagai pengemulsi dan pengental.
Porang menjadi buruan para investor bukan tanpa alasan. Karena tanaman yang satu ini diketahui memiliki banyak Manfaat seperti berikut:



1. Sebagai bahan pembuatan lem yang ramah Lingkungan.
2. Campuran pada pembuatan kertas agar kuat dan lemas.
3. Pengganti media tumbuh mikroba.
4. Glucomannan pada tanaman porang yang berbentuk gel dapat dimanfaatkan sebagai gel silikon yang sangat baik sebagai isolator listrik.
Dan masih banyak lagi manfaatnya.

Berikut ini foto saya dengan Mas Paidi salah satu petani Indonesia yang sukses menanam porang.



Jumat, 19 Januari 2018

Bibit Singkong Gajah


Untuk Informasi Pemesanan Bibit Singkong Gajah Dan Budidaya Singkong Gajah Dari Penanaman Hingga Pasca Panen Silahkan Hubungi Kami Di No Hp : 085208972345


#Tim Petani Langit Tidak Pernah Membuka Cabang Di Manapun Waspada Dan Hati2 Dengan Segala Jenis Bentuk Penipuan Atas Nama Dan Data2 Kami. 

































































SALAM DARI KAMI TIM PETANI LANGIT JOMBANG - JAWA TIMUR